Penemuan mayat di gedung batam 29 oktober 2021

Identitas Mayat Perempuan di Gedung Kosong Batam Ternyata Berasal dari Tanjung Balai
Pihak kepolisian mengevakuasi jenazah korban (Foto:ist)

Beritaharianbatam.com 

Identitas mayat perempuan yang ditemukan digedung kosong area Appartement Bliss Park, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah diketahui  Kamis (26/10/2021).


Mayat wanita yang ditemukan tergeletak di lantai 4 gedung kosong sebuah apartemen di Pelita Telkom, Lubuk Baja Kota Batam pertama kali ditemukan oleh seorang sekuriti.

Karena penasaran saya berusaha mencari titik bau dan mendapati jasad wanita itu tergeletak menghadap ke lantai," ujarnya.

Beny sempat kaget, pertama kali menemukan mayat wanita yang mengenakan celana training warna hitam itu.

Penemuan Mayat Perempuan di Pangandaran, Kepala Dibungkus Plastik, Ini Kata Keluarga


Apalagi hampir sekujur tubuhnya sudah membusuk, dan wajahnya sudah tak bisa dikenali lagi.

Tak lama setelah itu, ia melaporkan kejadian tersebut kepada Chief Security. Selanjutnya ke Polsek Lubuk Baja.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Fajar Bittikaka saat ditemui Tribun Batam membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar. Saat ini mayat wanita itu sudah kita evakuasi bersama tim Inafis dari Polresta Barelang dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut," 

Lubuk Baja AKP Budi Hartono menyebutkan sebelumnya korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada 30 Agustus 2021 lalu. Ia terakhir kali meninggalkan Hotel Nagoya Mansion menggunakan taxi online.

Kala itu, adiknya sempat menghubungi korban namun tak direspon. Sang adik juga mengatakan bahwa kakaknya tersebut memiliki sindrom ketakutan berlebihan, gelisah, depresi dan sering berobat ke Malaysia dan Singapura.

"Keluarganya pernah buat laporan kehilangan korban ke Polsek Lubuk Baja, dia (korban) juga mengalami sindrom," tambahnya.

Dari hasil identifikasi Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara mengungkapkan bahwa korban mengalami patah tulang disejumlah tubuhnya.

"Patah hampir seluruh ruas yakni tulang panjang, tulang iga, tengkorak, tulang belakang, tulang panggul akibat terjatuh," ujar Budi.

Penyebab kematiannya karena korban mengalami patah tulang disejumlah tubuhnya. Lanjut Budi, diperkirakan korban naik ke lantai 24 dan melompat kebawah.

"Dilantai 24 ditemukan barang-barang milik korban yaitu HP dan sejumlah uang," katanya.


Saat ini jenazah tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Karimun untuk dimakamkan.