Seorang ayah badut jalanan menangis ketika melihat anak nya makan

Beritaharianbatam.com - Salah satu kewajiban seorang ayah adalah mencari nafkah untuk keluarganya terutama anak dan istri.

Kewajiban tersebut merupakan hal alami yang akan dirasakan oleh seluruh pria setelah mereka berumah tangga 11 - november 2021.

Para suami harus melakukan pekerjaan halal apapun demi menghasilkan uang untuk menghidupi anak dan istrinya. Hal itu pula yang dilakukan oleh seorang ayah yang berkostum badut ini.

Belum lama ini sebuah potret yang memperlihatkan seorang ayah dengan mengenakan kostum badut sedang duduk sambil melihat anaknya makan viral di media sosial.

Melihat anaknya makan dengan begitu lahap, sang ayah pun hanya duduk sambil melihat buah hatinya itu.

Dihimpun dari berbagi sumber, pria tersebut diketahui mencari nafkah dari bekerja sebagai badut penghibur demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Dalam foto yang diunggah oleh akun Instagram @viralrepost.id, Selasa, 11 november 2021, tampak pria ini duduk sambil mengenakan kostum badut kelinci. Sementara di sampingnya, sang anak terlihat sedang makan dengan lahap.

Menurut informasi yang beredar, pria dalam kostum badut kelinci itu adalah ayah dari sang bocah yang berada persis di sampingnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, pria dan bocah dalam potret tersebut kerap ditemui di samping lampu merah kawasan lubuk baja baloi kota batam .

Ayah yang menagis melihat anak nya sedang makan di tengah keras nya kehidupan kita kota batam.

Tim harian batam pun langsung menghampiri orang yang menggunakan costum badut tersebut untuk bertnya langsung.

Menurut kisah yang di cerita kan si ayah dia melakun pekeeja tukang vadut jalanan di kerna untuk bekerja yang layak tidak di dapat kan.

Di balim itu si ayah tidak mempunyai tamatan apa apun untuk melamar ke tempat pekerjaan.

Kami juga kepo tentang keluarga ini dan bertanya kemana ibu dari sang anak tersebut.

Badut jalan ini menjawab " ibu nya mengemabil jalan untuk bercerai dan menikah pada lelaki lain yang lumayan kaya" Pungkas nya.

"Sejak 2 tahun lalu dan saya harus mencari kan nafkah buat anak saya sendri nenek nya juga sydah tiada ( meninggal dunia )"ungkap nya.

"Walau pun saya harus kejaran kejeran dengan alat negara yaitu satpol pp saya tetap terus berjuang demi anak saya agar bisa makan dan seolah tidak seperti saya kelak"pungkas nya.

Dan adapun tentang hasil yang di di daoat kan untuk bekerja sevagi tukang badut jalan.

Penghasilan yang di dapat kan dalam perhari nya bisa mecapai 80 ribu hingga 100 dalam satu hari nya.

Namun dinas soasial kota batam belum terlihat mengambil sikap tegas tentang hal ini.