wisata tanjung balai asahan


Kota Tanjungbalai adalah salah satu kota di provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Luas wilayahnya 60,52 km² dan penduduk berjumlah 175.233 jiwa tahun 2019. Kota ini berada di tepi Sungai Asahan, sungai terpanjang di Sumatra Utara. Jarak tempuh dari Medan lebih kurang 186 KM atau sekitar 5 jam perjalanan kendaraan.

Destinasi Wisata Alam Terbaik, Terbaru dan Kekinian yang Paling Hits untuk Membuat Liburan lebih Berkesan.

Kota tanjung balai adalah 1 kota tang yang ada di sumtra utara yang tata letak nya amat dekat dengan negara tenymtang yai mtu malaysia.

Kota tanjung balai adalah pelabuhan pertama yang menghubungkan antara malaysia dan sumatra utara.

Kota tanjung balai juga kerap di kenal sebagai si kota kerang  nama si kota kerang ini di gelar kerna tanjung balai asahan adalah salah kota yang meghasil kan halam laut yang cukup di kenal oleh dunia.

Kota tanjung balai mempunya wisata kuliner yang cukup menggida selera anda namaun diani kita pokus untuk pokok pembahasan seputar objek wisata saja jadi soal wisata and kuliner nanti kita terang di halaman berikut nya.

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas 10 Tempat Wisata di Tanjung Balai Terbaru & Terhits Dikunjungi Temukan Beragam Pilihan Tempat Wisata Terbaik di Tanjung Balai, Sumatra Utara.


1. Taman Pesona Asri



Taman Pesona Asri Untuk Anda yang ingin merasakan modernitas, bisa bergeser sejenak ke Taman Pesona Asri, yang menyediakan hiburan menarik bagi masyarakat setempat. Pembangunan taman asri ini dimaksudkan untuk mengakomodir keinginan masyarakat lokal yang ingin merasakan nuansa baru selain wisata alam yang sering mereka kunjungi. Anda bisa mengunjungi taman ini baik di hari kerja, maupun akhir pekan. Taman ini juga memiliki waterboom yang bisa Anda masuki secara langsung, serta include dengan tiket masuk Taman Peson Asri. Berbagai permainan di waterboom ini bisa Anda nikmati sepuasnya dengan keluarga dan buah hati dengan harga yang murah dan terjangkau. Lokasi: Desa Pahang, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

2. Lapangan Sultan Abdul Jalil



 Lapangan Sultan Abdul Jalil Anda yang ingin berwisata murah meriah, kenapa tidak mencoba ke Lapangan Sultan Abdul Jalil ini? Banyak penduduk lokal yang sering mampir ke lapangan ini untuk sekedar mengisi waktu luang, bermain, atau berkumpul bersama kawan. Oleh penduduk lokal, lapangan ini juga mendapat julukan sebagai lapangan pasir Tanjung Balai. Jika hendak berkunjung ke lapangan ini, datanglah di sore ataupun malam hari. Karena suasanya lebih ramai dan meriah. Di tengah lapangan terdapat ikon menarik berupa podium dengan aksen relief cangkang kerang yang menarik.

Anda juga bisa menikmati stret-food yang tersedia di pinggir lapangan. Lokasi: Desa Pantai Burung, Kec. Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.



3. Olahraga Air di Sungai Asahan



Olahraga Air di Sungai Asahan  Jika Anda ingin mencoba sensasi destinasi wisata yang memacu adrenalin, cobalah untuk bermain arung jeram di Sungai Asahan. Tidak banyak yang mengetahui bahwa sungai terbesar di Tanjung Balai ini merupakan lintasan arung jeram terbaik ketiga dunia, berada di bawah Sungai Colorado dan Sungai Zambesi. Arung jeram di sungai ini telah diakui dunia.

Arus Sungai Asahan cukup deras dengan kecepatan mencapai 120 meter per detiknya, membuatnya cocok digunakan untuk olahraga air, misalnya rafting. Kedalaman sungai ini juga lumayan, sekitar 5 meter dan akan berbeda tergantung topografi wilayah. Untuk setiap rute, Anda akan mendapatkan level 4 sampai 5 dari skala 1-6. Lokasi: Desa Sungai Apung, Kec. Tanjung Balai, Kab. Asahan.

4. Pasar Ikan Bosar



Jangan kaget ketika pasar ikan menjadi pusat wisata di daerah Tanjung Balai.Karena pekerjaan masyarakat yang tidak terlalu jauh dari laut, Anda dapat menemui berbagai jenis ikan di pasar ini, yang dijual dengan harga terjangkau. Untuk datang ke pasar ini, Anda bisa melakukannya di siang maupun sore hari ketika nelayan pulang dari laut.

Dengan Pesona Kolam Abadi Anda yang ingin mengetahui kultur masyarakat Melayu lebih dekat, terutama aspek sosial dan ekonomi, mampirlah di pasar ikan ini. Selain ikan segar yang bisa Anda beli langsung dari nelayan, Anda juga bisa mendapatkan olahan ikan awetan, seperti ikan asin, serta berbagai biota laut yang enak dan sehat untuk di konsumsi. Lokasi:

Jl. Veteran No.61, Indra Sakti, Kec. Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjung Balai.

5. Vihara Tri Ratna



Vihara Tri Ratna  Vihara ini memiliki nilai sejarah yang tinggi di Tanjung Balai, sebab di bangun pada tahun 1984 sebagai tempat beribadah masyarakat penganut agama Kong Hu Cu. Beberapa tahun terakhir vihara ini dibuka untuk tempat wisata karena setiap tahun banyak turis yang datang dan melancong ke tempat tersebut. Vihara ini juga dekat dengan kelenteng Dewi Samudera.

Dikunjungi Desain bangunan ini cukup menarik karena menggunakan struktur modern arsitektur Tiongkok. Di kejauhan, Anda sudah bisa melihat patung Budha yang terletak di puncaknya sebelum sampai di depan lapangan vihara. Menariknya vihara ini memiliki 6 lantai yang bisa diakses oleh pengunjung. Vihara ini pernah sekali di pugar pada tahun 2006. Lokasi: Jl. Asahan, Desa Indra Sakti, Kec. Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjung Balai.

6. Jembatan Tabayang Jembatan




Jembatan Tabayang Arsitektur jembatan ini menghubungkan dua kota yang cukup ramai di wilayah Tanjung Balai, sebagai sarana transportasi antar kota. Panjang jembatan ini mencapai 600 meter dan telah digunakan sejak tahun 2008, tidak lama setelah dibangun oleh pemerintah. Di atas jembatan ini, Anda bisa beristirahat sejenak dan menikmati keindahan sungai Asahan. Nama tabayang memiliki makna yang diambil dari bahasa lokal setempat, yakni terbang. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa tabayang merupakan singkatan dari Tanjung Balai dan Sei Kepayang, desa sebelah di ujung jembatan. Di malam hari, lampu sorot yang menghiasi jembatan akan membuatnya menjadi tambah cantik.

Lokasi: Jl. Cendrawasih No.21, Desa Karya, Kec. Tanjung Balai Selelatan, Kota Tanjung Balai.

7. Istana Asahan Istana



Istana Asahan Anda yang lebih tertarik untuk berwisata sejarah, cobalah untuk mampir ke Istana Asahan milik kesultanan Islam setempat yang telah berdiri sejak tahun 1630 M. 

Istana tersebut merupakan peninggalan Kesultanan Asahan dan masih dipelihara dengan baik oleh pemerintah kota Tanjung Balai. Istana menjadi destinasi wisata sejarah menarik untuk Anda. Walau merupakan bangunan replikasi, sebab bangunan asli dirobohkan pada tahun 1970, namun arsitektur yang digunakan serta bentuk bangunan dibuat sama persis dengan bentuk aslinya. Bangunan Istana Asahan yang asli dibangun sekitar tahun 1888 dengan memadukan arsitektur Melayu dan Islam. Istana ini sudah tidak digunakan selain untuk kegiatan wisata. Lokasi: Jl. Bendang, Desa Sei Raja, Kec. Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

8. Teluk Nibung



 Sama seperti pasar ikan yang telah disebutkan sebelumnya, Anda bisa melihat kultur ekonomi masyarakat Tanjung Balai di Teluk Nibung.

Teluk ini merupakan lokasi transit perdagangan berbagai komoditas di daerah Sumatera Utara. total terdapat 23 teluk di provinsi tersebut dan Teluk Nibung merupakan salah satu yang tertua.

Di teluk ini, pedagang yang datang dan berkumpul tidak hanya dari daerah Tanjung Balai, namun juga dari daerah lain di wilayah Sumatera. Saat ini, Teluk Nibung juga menjadi pelabuhan untuk transportasi skala nasional maupun internasional. Anda bisa menemukan kesibukan daerah pesisir dengan mengunjungi Teluk Nibung. Lokasi: Desa Pematang Pasir, Kec. Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.

9. Pulau Beswesen



Pulau Beswesen  Pulau ini merupakan pulau paling luas yang bisa Anda temukan di daerah sekitar Sungai Asahan. Walaupun hanya memiliki luas 25 hektar, namun keindahannya tidak bisa Anda temukan di wilayah lain. Bagi penduduk lokal maupun luar daerah, Pulau Besusen telah menjadi ikon wisata alami di daerah Tanjung Balai. Sebagai tempat wisata yang baru dikembangkan, namun Anda sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan. Spot menarik yang paling menonjol dari pulau ini adalah melihat matahari terbenam di sekitar pantai. Di tengah pulau, Anda bisa menemukan panorama alam yang cantik, sebab ekosistemnya masih alami dan belum dijamah manusia. Lokasi: Selat Tanjung Medan, Kec. Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai.

10. Kelenteng Dewi Samudera



 Kelenteng Dewi Samuder satu lagi objek wisata di daerah Tanjung Balai yang berkaitan dengan religi masyarakat setempat, yakni kelenteng.

Anda yang sebelumnya mengunjungi Vihara Tri Ratna bisa sekaligus mampir ke tempat ini karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. Kelenteng Dewi Samudera diresmikan oleh pemerintah sekitar tahun 2008 untuk aktifitas ibadah.

Bangunan ini memiliki arsitektur Tionghoa yang menarik, dengan dominasi warna merah dan emas. Walaupun ukurannya tidak terlalu besar, namun kelenteng tetap dijaga sebersih mungkin agar pengunjung nyaman ketika mengunjunginya.

Anda bisa datang ke kelengteng Dewi Samudera ini setiap hari, kecuali di hari tertentu perayaan religi masyarakat Tionghoa. Lokasi: Jl. Veteran No.105, Indra Sakti, Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

Nah admin sudah memperlihat kan  10 objek wisata menarik di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang bisa Anda kunjungi ketika liburan.

Berbagai tempat wisata tersebut sudah bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, sebab sarana transportasi yang disediakan telah memadai.


Tutur melayu masayarat tanjung balai cukup di bangga bangga kan oleh sumutra utara di lernakan adat melayu yang kian masih kokoh sampai detik ini.