Viral vidio emak kawal mindy ke area kapling

Persaingan usaha makin sengit di Batam. Salah satunya usaha air minum kemasan. Bahkan produsen kemasan merk Mindy berani menjual dengan harga bersaing dengan depot air minum rumahan. Dari sisi kualitas tentunya produsen ini lebih unggul.

Akibatnya, gesekan pun terjadi. Bahkan distributor air galon merk Mindy sampai diembargo untuk masuk ke kawasan yang menjadi pasar depot-depot rumahan.

Distributor selama ini tak masuk karena diadang pemilik depot galon. "Mindy dilarang masuk wilayah ini, katanya dilarang pemilik depot isi ulang galon air minum di sini. Padahal kami mau beli," ucap warga sekitar.

Akibatnya sejumlah emak-emak berdaster pasang badan, mengawal langsung mobil pikap pengangkut galon itu masuk kawasan mereka. Sebagian memakai sepedamotor.

Netizen pun memberikan sejumlah tanggapan. "Mindy jatuhnya air minum dalam kemasan kan ? Ya seharusnya emng kualitas diatas Galon isi ulang .. tpi masalah harga .. masih menjadi rahasia kenapa bisa seharga Galon isi ulang 😅😅," tlis @sundya****

"Persaingan bisnis harusnya yg sehat ,kalo konsumen lebih memilih mindy , pengusaha air galon harus lebih berinovasi lagi untuk bisa narik pelanggan ,jadilah kompetitor yg cerdas," tulis @ken_****

"Ngwri x bahh persaingan bisnis ini 🔥🔥🔥ma2x pun hrus turun gunung😂😂😂," tulis @yudha_**

"The power emak emak ...emak2 di lawan 😂🔥," tulis juita*** 

Hal yang sama agaknya juga terjadi di beberapa kecamatan yang ada di Kota Batam.

Sugiono, warga Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa mengakui air minum kemasan Mindy juga dilarang masuk kawasannya.

"Sekarang udah nggak ada. Dulu mereka ada program galon gratis dikasih ke warga. Kalau dari agen kami beli Rp10 ribu. Tapi kalau langsung ditributor lebih murah. Yang jelas kami puas lah. Kualitasnya udah tahu kita. Tapi sayang juga konsumen dibatasi pilihannya gara-gara depot galon setempat khawatir bersaing," kata pria tersebut.