BTS direncanakan hadir sebagai bagian dari kerjasama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam, dengan konsorsium Angkasa Pura I - Incheon International Airport Corporation (IIAC) - Wijaya Karya yang telah diteken pada Juli 2021 lalu.
Terkini, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi menegaskan BTS akan hadir di Kota Industri ini pada Januari 2022 mendatang.
Ia juga menyatakan kedatangan BTS berbarengan dengan para pejabat Negeri Ginseng, terutama Menteri Pariwisata dan Menteri BUMN Korea Selatan.
"Kami sudah bicarakan, rencananya akan datang juga idol dari Korea Selatan, namanya BTS.
Pastinya kita akan izin Kapolri dulu, soal biaya tidak ada masalah, tinggal prosedur masuknya saja," ungkap Rudi di depan ratusan tamu yang datang di acara Batam Batik Fashion Week (BBFW), Minggu (29/11/2021) malam.
Ia juga menyampai kan untuk perkembangan lebih lanjut, Deputi II BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, menyebutkan bahwa rencana mendatangkan boyband ini dalam rangka penandatanganan kerjasama antara BP Batam dengan konsorsium Angkasa Pura I (Persero) - Incheon International Airport Corporation (IIAC) - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Boyband K-POP Disebut-sebut
Enoh mengungkapkan, kedatangan Boyband BTS ke Batam ini tentunya membutuhkan waktu dan proses cukup panjang karena kondisi pandemi Covid-19.
Pasalnya, pada akhir tahun 2021, Indonesia rencananya akan menerapkan PPKM Level 3 jelang Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Sesuai pembicaraan, kemungkinan baru bisa di awal tahun 2022," ungkap Enoh.
Dia juga mennyampai kan " dalam masa vandemi ini kita juga harus tetap menjaga prokes untuk menghindari penyebaran covid19,"ungkapnya.
"Kerja sama yang di bangun antara korsel dan kota batam ini gunanya untuk meningkat kan kemajuan kota batam juga,"pungkasnya.
Semula, penandatanganan kerjasama dengan konsorsium direncanakan pada pertengahan Desember 2021 mendatang. Namun, diundur hingga awal Januari 2022.
Dikernakan dekat nya waktu Tahun baru dan hari natal kita hanya menjaga terjadi lunjakan covid19 ini.
Konsorsium ini nantinya akan mengerjakan renovasi dan pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.